Dioda

Dioda adalah komponen Elektronik yang berfungsi sebagai katup satu arah yang artinya memungkinkan arus mengalir dalam satu arah atau sebuah proses yang dikenal dengan reaktifikasi.
Dioda mempunyai dua sisi Elektroda, yang disebut dengan sisi Positif Anoda dan Negatif Katode, bahan dasar Dioda banyak yang berbahan dasar Germanium, Silikon dan Selenium, Diode merupakan perangkat semikonduktor, yang melakukan arus dalam satu arah saja.

Cara kerja dua terminal anoda dan katoda.

Ketika katoda bermuatan Negatif relatif terhadap Anoda pada muatan tegangan lebih besar dari minimal tegangan tertentu atau positif ada di anoda maka disebut break over atau dioda bias maju dan sedang melakukan.

Ketika muatan positif ada di katoda dioda bias terbalik dan tidak melakukan, Jika tegangan reverse-biasing cukup besar maka Dioda berada di daerah Reverse-Breakdown dan arus besar mengalir sekalipun.

Ini adalah pandangan sederhana, tetapi benar untuk dioda operasi seperti Rectifier, Switch, dan pembatas, tegangan Breakover maju kira-kira enam persepuluh volt.
  • 0,6 V untuk perangkat berbahan silikon.
  • 0,3 V untuk perangkat germanium.
  • 1 V untuk perangkat selenium.
Tergantung pada polaritas tegangan yang diberikan Dioda, Dioda bisa berlaku sebagai sebuah saklar tertutup apabila bagian anoda mendapatkan tegangan positif sedangkan katodenya mendapatkan tegangan negatif.

Berlaku sebagi saklar terbuka apabila bagian anode mendapatkan tegangan negatif sedangkan katode mendapatkan tegangan positif.

Kondisi tersebut terjadi hanya pada Diode ideal-konseptual. Dioda dapat diklasifikasikan dalam dua cara, jika memungkinkan saat ini, maka dari itu bias maju atau sebaliknya bias terbalik.

Umumnya dioda digunakan sebagai pelindung polaritas terbalik dan pelindung transien, mempunyai cara kerja yang sama Cuma dibedakan menurut fungsi dan ke gunaanya.

mari kita sama-sama belajar mengenal beberapa jenis dioda yang sering digunakan dalam rangkaian elektronik secara simbol dan fungsinya.

Dioada Penyearah atau Rectifier Diode.

Rectifier Diode berfungsi sebagai penyearah arus bolak-balik AC menjadi arus searah DC.

Dioda Zener.

Berfungsi sebagai stabilisator tegangan DC, juga berfungsi sebagai pengamanan rangkaian elektronik atas tegangan lebih, dan nilai suatu dioda zener dapt dilihat dikomponen tersebut.

LED (Light Emiting Diode).

Pengembangan LED dimulai dengan alat Inframerah dan dibuat dengan Galium Arsenide Perkembagan dalam Ilmu material telah memungkinkan Produksi alat dengan panjang gelombang yang lebih pendek, menghasilkan cahaya dengan Warna bervariasi.

Dioda Foto.

Berfungsi untuk mendeteksi cahaya infra merah, Cahaya tampak Ultra ungu sampai dengan Sinar X, sering digunakan pada kamera, peralatan dibidang Medis dan Industri.

Dioda Varactor.

Dioda varactor atau diode kapasiansi variabel atau diode varicap dipasang menurut arah terbalik akan berperan sebagai Kondensator. Kapasitasnya tergantung pada tegangan yang masuk. Sering digunakan pada modulator FM dan juga VCO suatu PLL Phase Lock Loop.

Kesimpulan

Fungsi dioda:
  • Penyearah arus Listrik.
  • Pendeteksi sinyal kecil.
  • Stabilisator tegangan Voltage - Catu daya Watt.
  • Lampu control panel.
Helmi Servis Bengkel Elektronik, Jl. Jenderal Ahmad Yani, Desa Serongga, Kec. Kelumpang Hilir, Kab. Kotabaru, kalimantan selatan Indonesia.

Berlangganan update Artikel terbaru via Email:

Belum ada Komentar untuk "Dioda"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel