Pertolongan pertama akibat tersengat Listrik

Pertolongan Pertama untuk Korban Sengatan Listrik.

Seseorang yang terkena tegangan listrik, segeralah menghubungi pertolongan medis jika tanda-tanda atau gejala-gejala pada korban seperti dibawah ini:

  1. Serangan jantung.
  2. Masalah pada irama jantung (arrhythmias).
  3. Kegagalan bernafas.
  4. Sakit dan kontraksi pada otot.
  5. Epilepsi.
  6. Kesemutan.
  7. Tidak sadar/pingsan.

Sementara menunggu pertolongan datang, ikuti langkah-langkah ini:

  1. Lihat dulu..?! Jangan sentuh!.. Tubuh korban mungkin masih teraliri listrik.
  2. Menyentuh korban akan menjadikan anda korban berikutnya.
  3. Jika mungkin, matikan sumber listriknya dulu.
  4. Jika tidak bisa, jauhkan sumber listrik dari korban dan penolong dengan menggunakan benda-benda non konduktif, misalnya kayu atau plastik "pastikan benda-benda tersebut dalam keadaan kering".
  5. Cek tanda-tanda sirkulasi darah pada korban "pernafasan, batuk, atau gerakan tubuh".
  6. Jika tidak ada, segera mulai lakukan CPR "Cardio Pulmonary Resuscitation" CPR adalah suatu teknik menyelamatkan nyawa yang digunakan ketika pernafasan atau detak jantung seseorang terhentiberikanlah nafas buatan.
  7. Cegah shock "shock / sebuah fenomena dalam kehidupan".
  8. Baringkan korban dan jika mungkin posisikan kepala korban sedikit lebih rendah dari pinggang, dan naikkan kakinya.
Helmi Servis Bengkel Elektronik, Jl. Jenderal Ahmad Yani, Desa Serongga, Kec. Kelumpang Hilir, Kab. Kotabaru, kalimantan selatan Indonesia.

Berlangganan update Artikel terbaru via Email:

Belum ada Komentar untuk "Pertolongan pertama akibat tersengat Listrik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel