Elektroda Pentanahan
25 Jun 2020
Tulis Komentar
Elektroda Batang.
- Elektroda batang dibuat dari pipa atau besi baja profil yang dipasangkan tegak lurus kedalam tanah.
- Panjang elektroda yang harus digunakan harus disesuaikan dengan tahanan pentanahan yang di perlukan untuk memancangkan elektroda-elektroda.
- Kalau yang digunakan beberapa elektroda batang yang dihubungkan secara paralel, jarak antara elektroda ini harus sekurang-kurangnya sama dengan dua kali panjang efektif dari suatu elektroda dan sekurang-kurangnya 4 meter.
Elektroda Pita.
- Elektroda pita dibuat dari hantaran berbentuk pita, batang bulat, hantaran dipilin.
- Elektroda pentanahan ini berbentuk radial, lingkaran, suatu kombinasi dari bentuk-bentuk tersebut.
Elektroda Plat.
- Elektroda Plat dibuat dari logam plat yang berlobang atau dari kawat kas.
- Plat ditanam secara tegak lurus di dalam tanah dengan tepi atasnya Sekurang kurang-kurangnya nya 1meter dibawah permukaan tanah.
- Luas plat tergantung pada tahanan pentanahan yang di perlukan, umumnya 1 meter dikali ½ meter.
Jenis-jenis Elektroda lainnya.
- Jaringan pipa air.
- Selubung logam dari kabel tanah yang tidak dibungkus bahan isolasi yang sintetis, dan ditanam langsung ke dalam tanah.
Bahan dan Ukuran Elektroda Tanah.
- Bahan elektroda pentanahan yang digunakan untuk elektroda pentanahan:
- Tembaga.
- Baja berlapis seng.
- Baja berlapis tembaga.
- Ukuran elektroda pentanahan kalau elektroda yang dipasang hanya dimaksudkan untuk mengatur gradient tegangan.
- Luas penampang minimum yang boleh digunakan adalah untuk baja berlapis seng minimum 16mm².
- Baja berlapis tembaga minimum 16mm² dan tembaga minimum 10mm².
Belum ada Komentar untuk "Elektroda Pentanahan"
Posting Komentar